Cara Mencari dan Memilih Teman

Teman atau sahabat adalah suatu bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Manusia harus bisa memilih teman yang baik dan harus menghindari teman atau sahabat yang bisa menyeret atau membawa bencana dalam kehidupan manusia. Lantas bagaimana cara mencari teman dan memilih sahabat?

Prinsip berteman atau mencari teman adalah prinsip kerukunan yang bertujuan untuk mempertahankan masyarakat dalam keadaan yang harmonis. Prinsip rukun ini adalah keadaan ideal yang diharapkan dapat dipertahankan dalam semua hubungan sosial dalam keluarga, maupun dalam masyarakat. Bahkan sejak dulu, para ahli sudah mengulas bentuk hubungan teman.

Cara Mencari dan Memilih Teman

 

Mencari dan Memilih Teman

Dalam masyarakat dapat terjadi seseorang mendapatkan celaka yang disebabkan oleh teman atau sahabatnya sendiri. Hal semacam itu harus dihindari, sehingga dalam mencari sahabat hendaklah jangan bersahabat dengan orang yang jahat, tidak mengerti baik dan buruk dan orang yang tidak dapat menjaga rahasia karena hal tersebut dapat mencelakakan kita dan menghancurkan kerukunan dalam masyarakat.

Ada setengah manusia mengalami bencana akibat pergaulannya dengan teman-temannya, atau dari persahabatannya. Oleh karena itu engkau harus selalu sadar dan berusaha agar terbebas dari bencana.

Janganlah engkau bersahabat dengan orang yang kurang baik pikirannya.

Sebab engkau pasti akan ketularan wataknya yang tidak baik. Ibaratnya seperti orang sakit perut ingin makan rujak yang asam. Tak urung akan mencret, dan akibatnya membahayakan dirimu. Benar-benar tak ada manfaat-nya.

Janganlah engkau bersahabat dengan orang tak berpengetahuan atau tak berbudi.

Bersahabat dengan orang bodoh berhati konyol, maka pada akhirnya engkau akan ketularan bodoh juga. Orang bodoh itu biasanya belum dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Apa yang seharusnya dirahasiakan, ia pun belum tahu juga.

Janganlah engkau bersahabat dengan orang yang tidak mempunyai pengetahuan kesastraan.

Orang-orang seperti itu biasanya berwatak kaku keras kepala, ia akan selalu merasa dirinyalah yang paling benar, sulit diajak bicara, akan tetapi ia sendiri juga tidak banyak bicaranya. Sekali waktu mau bicara, maka pembicaraannya kasar, tanpa melihat keadaan, dan kata-katanya seringkali tidak teratur serta menyakitkan hati. Mustahil orang semacam itu dapat memberi jalan ke arah keselamatan.

Janganlah engkau bersahabat dengan orang-orang fasik.

Orang fasik itu tidak pernah merasa takut akan siksaan Tuhan yang Maha Agung. Orang fasik biasanya senang menentang aturan atau adat. Kalau ada aturan, ia justru berkeinginan untuk mengobrak-abrik peraturan itu. Iktikadnya lebih tertuju kepada hal-hal yang tak terpuji.

Janganlah engkau bersahabat dengan seseorang yang berwatak pendengki.

Pendengki itu acap kali berwatak jahil, dan suka mencelakakan orang lain. Oleh karena itu, engkau harus mengetahui ciri-ciri perwatakan seseorang.

Manusia harus bisa memilih teman yang baik dan menghindari teman yang akan menyeret kita ke dalam bahaya. Kata-kata Mutiara Arti Sahabat Sejati

Bersahabatlah dengan orang yang mempunyai watak atau perilaku yang baik, yang mempunyai amal kebajikan.

Bersahabat dengan orang-orang yang berbudi baik dapat membantu anak cucu dalam mengatasi masalah, agar masalah yang dihadapinya terselesaikan dengan mudah, gamblang.

 

Mencari dan Memilih Teman – Lentera Motivasi