Dahlan Iskan Tentang Tanggung Jawab

Sudah banyak perusahaan yang hampir bangkrut atau “mati suri” dapat dihidupkan kembali oleh Dahlan Iskan. Keuletan dan kegigihan mengerjakan sesuatu, dilaksanakan hingga tuntas, bahkan untuk urusan penyakit yang menimpanya dengan melakukan transplasi hati di Tiongkok (Cina) yang memiliki resiko hidup atau mati.

Dahlan Iskan mantan menteri BUMN di era pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono dan mantan CEO Jawa Pos grup beberapa kali mendapat masalah hingga masuk ke ranah hukum. Namun, beliau mengganggap hal ini biasa karena sudah menjadi resiko sebuah tanggungjawab.

Inspirasi dan Motivasi Dahlan Iskan Tentang Tanggung Jawab

Dahlan Iskan banyak memberi inspirasi dan motivasi bagi semua orang bahwa dalam berusaha dibutuhkan kesabaran, ketekunan dan usaha keras untuk menuju kesuksesan dengan diiringi tanggungjawab atas apa yang telah dilakukan.

Bagi sebagian orang ada yang menilai perbuatan Dahlan dianggap merusak tatanan yang ada, namun bagi Dahlan semangat pantang menyerah tetap dijalankan meskipun dengan segala resiko. Dan Beliau bertanggung jawab dengan apa yang diperbuatnya.

Inspirasi dan Motivasi Dahlan Iskan

Banyak wartawan yang bertanya kepada saya, apakah saya merasa dikriminalisasi dengan munculnya banyak masalah yang dihadapkan kepada saya ini? Saya sendiri tidak merasa bahwa saya sedang dikriminalisasi, saya juga tidak pernah memberikan keterangan seperti itu. Tetapi saya sendiri menyikapi masalah masalah ini biasa saja. Saya santai saja karena memang saya merasa tidak pernah melakukan penyelewengan.

Mungkin saya memang belum berhasil memberi membersihkan seluruhnya dan saya ingat satu pepatah bahwa titik putih itu kalau terlalu kecil berada di tengah-tengah hitam maka titik putih itu akan terlihat abu-abu.

Mungkin saya terlihat abu-abu sekarang. Saya sadar itu, tetapi saya punya misi bahwa sebaiknya kita semua memperbesar titik putih itu sehingga sebuah titik putih yang berada di tengah-tengah kehitaman

Titik putih itu tetap terlihat putih, jadi saya tidak merasa ini dikriminalisasi. Saya merasa ini satu risiko yang harus saya hadapi dan saya tidak bisa tidak bertanggung jawab, jadi biasa-biasa saja seakan jalan ini dengan penuh tanggung jawab, seakan jalan ini dengan penuh tawakal.

Mudah-mudahan ini semua membawa berkah bagi kita semua

Benar apa kata istri saya

Dahlan Iskan Tentang Tanggung Jawab – Lentera Inspirasi Dan Motivasi