Estetika Manusia Dalam Kehidupan Sehari-hari

Saat ini, manusia semakin dihadapkan dengan mengikuti perubahan dan perkembangan zaman, Manusia semakin memiliki banyak pilihan, yang terkadang harus mengorbankan orang-orang di sekitarnya. Istilah tanpa pamrih, menjauhkan kepentingan diri, memahami kekurangan dan latar belakang kehidupan bisa saja semakin menghilang, jika estetika manusia dalam kehidupan sehari-hari tidak diaplikasikan dengan baik.

Estetika (Aesthetica) merupakan sebuah filsafat yaitu yang berhubungan dengan keindahan. Pada filsafat keindahan ini persoalan gejala estetik pertama kali dimunculkan yang pada hakikatnya menempatkannya pada satu titik dikotomis antara realitas dan abstraksi, serta juga antara keindahan dan makna.

Estetika Manusia

Estetika Manusia Dalam Kehidupan Sehari-hari

Pemikiran dalam estetika manusia adalah membandingkan pengalaman merasakan keindahan yang didapat dari gejala material dengan pengalaman keindahan yang didapat dari gejala immaterial (ide, imajinasi, inspirasi, pikiran). Dengan demikian manusia akan melihat manusia yang lain dalam pandangan yang berbeda.  Tanpa estetika, manusia yang lain akan digambarkan sebagai sosok yang hanya menguntungkan atau tidak dalam kehidupan sehari-hari .

Pengembangan estetika manusia dalam kehidupan sehari-hari dapat untuk menuju ke peradaban masyarakat madani yang lebih unggul dan bermartabat. Meskipun pada awalnya estetika merupakan ilmu filsafat tentang keindahan yang melekat dalam karya seni, namun da nilai keindahan yang terpancar dalam karya sastra tersebut.

Hal yang perlu dipahami oleh manusia bahwa keindahan dalam karya sastra tidak hanya terletak pada bentuk fisik luarnya, namun ada pula kandungan nilai estetikanya yang dapat memberi manfaat bagi kehidupan sehari-hari atas isi, makna, amanat, atau struktur mental karya tersebut.

Kandungan makna dan amanat karya sastra seperti  nasihat, petuah, ajaran tentang moral, berbudi pekerti mulia, nilai-nilai kebajikan, keutamaan, dan keluhuran dapat menuntun atau mengarahkan hidup manusia ke jalan kebenaran.

Ada beberapa nilai kemanusiaan dalam mengaplikasikan estetika pada kehidupan sehari-hari . Sebagai contoh, mengaplikasikan estetika manusia dalam persahabatan yang pada dasarnya manusia butuh teman dalam hidup untuk saling berbagi kebahagiaan dan kesedihan dan penderitaan.

  • Persahabatan memberi dampak positif dan menampakkan nilai luhur bagi manusia di sekitarnya.
  • Persahabatan akan mengajak manusia melewati dinamika pendewasaan diri, pertumbuhan dan mengelola emosi.
  • Persahabatan akan melahirkan suatu makna bagi perkembangan jiwa dan pribadi yang menjalaninya.
  • Persahabatan yang didasari dengan ketulusan dan keiklasan akan membawa ke arah penghargaan yang tinggi akan nilai kemanusiaan.
  • Persahabatan terletak dalam hubungan emosional tanpa disadari, karena muncul dari hati dan batin yang paling dalam.
  • Persahabatan akan membawa manusia melihat pribadi-pribadi yang unik dan khas.
  • Persahabatan akan menggerakkan manusia dan memberi inspirasi apa arti sebuah persahabatan.
  • Persahabatan akan membawa cara pandang, bahwa manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh.
  • Persahabatan membawa manusia menikmati nilai kehidupan dan menjauhkan manusia dari kehancuran peradaban.

Seperti halnya estetika dalam sebuah karya sastra yang menciptakan irama yang merdu, nikmat didengar, menarik dan penuh pesona untuk didendangkan dan lain sebagainya. Nilai estetis tersebut mampu memberi hiburan, kepuasan, kenikmatan, dan kebahagiaan batin bagi penikmat karya tersebut.

Mengapa keindahan yang terpancar dalam karya seni itu tidak kita kembangkan, tidak kita bangun, dan tidak kita gunakan sebagai panduan hidup sehari-hari jikalau hal itu sekiranya banyak memberi manfaat dalam kehidupan?

 

Estetika Manusia Dalam Kehidupan Sehari-hari – Lentera Motivasi

Loading...
loading...

About lenteraku

Meskipun sinarnya redup namun bisa memberi setitik cahaya di kegelapan