Kata-kata Mutiara Keluarga

Kata-kata mutiara tentang keluarga yang merupakan unit terkecil dari masyarakat, yang terdiri atas beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Hampir setiap orang mempunyai harapan yang sama tentang keluarganya, yaitu ingin bahagia; sakînah mawaddah warahmah.

Menikah untuk membentuk keluarga baru akan memberikan ketenangan bagi setiap manusia. Namun untuk menciptakan keluarga yang bahagia serta langgeng adalah hal yang tidak gampang. Bahkan, tidak jarang alasan ini membuat sebagian orang menjadi enggan menikah atau menunda-nunda pernikahannya.

Kata-kata Mutiara Keluarga

Kata Mutiara Keluarga

Saat paling bahagia dalam hidup sedikitnya adalah saat menghabiskan waktu di rumah dalam pelukan keluarga

Sebelum menikah saya mempunyai lima teori tentang bagaimana mendidik anak. Kini saya mempunyai lima anak dan tidak mempunyai teori.

Hiduplah sedemikian rupa sehingga anda tidak akan merasa malu ketika orang lain berbicara tentang keluarga anda.

Kita mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja dan kebaikan. Bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif dan penurut.

Pekerjaan menjadi ibu, merupakan salah satu pekerjaan klasik terberat dan tertua dalam sejarah umat manusia

Keluarga memang lebih baik saat berkumpul. Tapi walaupun tidak berkumpul, keluarga tetap keluarga.

Orang-orang asing adalah keluarga yang belum kau kenal.

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat

Perlakukan keluargamu seperti memasak ikan kecil dengan penuh kelembutan dan kehati-hatian

Cinta dari sebuah keluarga adalah berkah terbaik kehidupan.

 

Motivasi dan Inspirasi Tentang Keluarga

Ibu dan Bapak hanya berbekal keberanian untuk menjalani hidup bersama. Mereka tidak memiliki perencanaan bagaimana membesarkan anak, di mana mereka akan tidur kelak, apalagi tentang gizi atau pendidikan. Sama sekali tidak terbersit di benak mereka.

Mungkin kita berpikir anak-anak dari keluarga miskin itu menderita. Tapi siapa tahu, mereka justru lebih bahagia daripada kita karena mereka tidak terikat materi.

Sebagai lelaki di keluarga, kau harus berani mengatakan “tidak” untuk yang salah dan “ya” untuk yang benar. Kau harus melindungi martabat rumahmu dengan menjaga saudara-saudara perempuanmu dan ibumu. Kau harus berani melindungi yang tertindas. Dan jika kau berkeluarga nanti, kau sudah mati sebagai lelaki, tapi kau berganti menjadi suami dan ayah. Kau harus selalu pulang ke rumah dan mengabdi kepada istri dan anak-anakmu. Kau harus bekerja dan menafkahi mereka. Kau harus jadi ayah dan suami yang bisa menjaga kehormatan mereka.

 

Kata-kata Mutiara Keluarga – Lentera Mutiara