Menghadapi Ketakutan Untuk Sukses

Banyak orang yang takut sukses dan sekaligus takut gagal, namun tidak berbuat apapun. Alasan utama orang gagal adalah mereka tidak percaya bahwa diri mereka mampu. Ketika kita takut sukses, kita menjadi penunda, kita mendiskusikan ide pada titik buntu dan kita tak pernah melakukan apalagi menyelesaikannya.

Kita baca semua buku, semua teori, semua judul, tetapi tidak pernah mengimplementasikan. Kita dikatakan sukses kalau sudah pernah melakukannya, sudah punya pengalaman. Tanpa melakukan, tidak pernah punya pengalaman. Makin banyak yang kita lakukan, makin banyak pengalaman kita.

Menghadapi Ketakutan Untuk Sukses

Periksa penyebabnya. Hadapi ketakutan, bicaralah dengan ketakutan, berikan pada ketakutan hidup mati kita yang disebabkan olehnya. Buat daftar ketakutan-ketakutan yang dialami. Henrik seorang penulis tentang pengembangan diri memberikan tipsnya dalam Paraliminal : Jika anda takut sukses maka kenali diri sendiri.

Berikut ini beberapa contoh ketakutan umum untuk sukses 

  • Takut akan perubahan gaya hidup yang menyertai kesuksesan: kehilangan privasi, berkurangnya waktu keakraban bersama keluarga, harus banyak bepergian, bertemu dengan banyak orang, makin sibuk.
  • Takut kehilangan waktu karena banyaknya tuntutan waktu untuk aktivitas; takut kehilangan kesempatan mengurusi kesehatan dan kesenangan diri, takut kehilangan kebebasan diri menentukan sesuatu, takut fasilitas memanjakan kehidupan keluarga.
  • Takut kehilangan kontak dengan banyak kawan dan kerabat diluar aktivitas tempat sukses diraih. Takut banyak tuntutan dari mereka yang berada dalam ruang lingkup aktivitas, takut gagal mencapai harapan banyak orang.
  • Takut kehilangan teman sehati yang mengerti dan digantikan teman basabasi yang mempunyai kepentingan atas sukses yang dimiliki.
  • Takut menabur keirian hati karena kesuksesan, takut dipecundangi. Takut banyak lawan-lawan, takut membuat orang berbuat jahat, takut dikhianati.
  • Takut dikelilingi tembok yang membuat diri harus memenuhi aturan protokoler. Menurut dunia bisnis, perempuan gamang memasuki kotak area yang memisahkan mereka dari banyak kawan kerja.
  • Takut berprestasi, karena ketika prestasi jatuh akan merusak diri. Takut kehidupan didominasi oleh sukses, sehingga sisi lain kehidupan menjadi terbengkalai.

Dari daftar ketakutan ini, mana yang menerpa diri anda, kenalilah. Jika anda terhambat oleh ketakutan-ketakutan ini, maka inilah musuh besar anda untuk sukses.

 

Menghadapi Ketakutan Untuk Sukses – Lentera Motivasi