Meraih Kesuksesan Sesuai Kehendak Allah SWT

Dr. dr. Sukadiono MM, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya berbagi kisah perjalanan karier: Meraih Kesuksesan Sesuai Kehendak Allah SWT. Sebuah keikhlasan yang memupuskan cita-cita Sukadiono kecil demi mendapatkan keridhaan orang tua, yang akhirnya membawa dirinya menuju kesuksesan sesuai kehendak Allah SWT.

Manusia boleh berencana, tetapi Allah SWT mempunyai maksud lain yang barangkali itu terbaik untuk diri kita

Meraih Kesuksesan Sesuai Kehendak Allah SWT

 

Meraih Kesuksesan Sesuai Kehendak Allah SWT

Kawan, dulu waktu kecil saya bercita-cita menjadi seorang insinyur. Ketika orang tua saya mengatakan, “Sudahlah nak, jangan milih Insinyur. Kamu kalau bisa menjadi seorang dokter.”

Dalam hati kecil saya, saya merasa keberatan. Tetapi saya ingat sabda Nabi Muhammad Shallallahu `alaihi Wa Sallam “ridhollahi Fi ridhol walidaini” keridhoan Allah itu terletak pada keridhaan kedua orang tua kita, maka saya ikuti apa yang diinginkan oleh orang tua saya.

Saya ikut tes di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan alhamdulillah saya diterima sebagai mahasiswa fakultas kedokteran Unair. Tetapi sebenarnya juga dalam hati kecil saya ada keinginan untuk pindah ke Institut Teknologi Bandung pada tahun kedua saya kuliah di Unair.

Tetapi kemudian saya masih teringat lagi apa yang dikatakan oleh Nabi, keridhaan Allah itu terletak pada keridhaan orang tua kita. Maka saya bertahan untuk kuliah di fakultas kedokteran dengan penuh perjuangan yang pada akhirnya kelulusan saya melebihi dari target waktu yang ditentukan.

Dan Alhamdulillah ini menjadikan kebanggaan orang tua saya memiliki seorang anak yang menjadi dokter, tetapi yang terpenting dari itu ternyata apa yang kita rencanakan belum tentu sesuai dengan kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ketika saya lulus menjadi seorang dokter, saya pada waktu itu hanya ingin menjadi dokter yang baik. Praktek melayani orang lain supaya mereka bisa sehat, supaya mereka bisa sembuh dari penyakitnya dengan izin Allah tentunya.

Tetapi yang terjadi juga tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan lagi, justru saya berpindah ke dunia yang mungkin jauh dari cita-cita orang tua saya dan jauh dari cita-cita saya.

Saya akhirnya terjun kedalam dunia manajemen pendidikan mulai dari menjadi seorang direktur akademi keperawatan Dekan menjadi pembantu Rektor dan akhirnya menjadi Rektor.

Nah, inilah yang kemudian menyadarkan diri saya manusia boleh berencana tetapi Allah mempunyai maksud yang lain dan apa yang menjadi ketentuan Allah Itulah yang barangkali terbaik untuk diri kita.

Sumber Titik Nol www.suarasurabaya.net

 

Meraih Kesuksesan Sesuai Kehendak Allah SWT – Lentera Motivasi