(Renungan) Jalan Mendapatkan Sebuah Mobil

Barangkali memiliki mobil bagi sebagian orang merupakan hal yang biasa terutama dari kalangan orang yang berduit. Bagi yang berpenghasilan pas-pasan, mungkin hanya mimpi, namun terkadang mimpi itu bisa menjadi sebuah kenyataan. Datangnya rezeki bisa tak terduga.

Ada kisah dari seorang pekerja dengan gaji yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Tapi, bagi dia memiliki mobil adalah sebuah impian. Lantas dia berusaha mewujudkan impian tersebut. Mulailah disisihkan sebagian penghasilannya. Beberapa tahun kemudian dia ke dealer untuk membeli sebuah mobil bekas. Setelah memilih mobil yang cocok, dia membayar uang muka Rp 25 juta. Sisanya akan saya bayar bulan depan depan.

Dia segera mengajukan pinjaman ke sebuah bank. Urusan pengajuan pinjaman ke bank dengan sistem gadai BPKB mobil ternyata sulit, karena kredit baru diproses jika BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) sudah diserahkan. Di sisi lain, dealer mobil akan menyerahkan BPKB kalau sudah dibayar lunas. Sedang untuk melunasi sisa pembayaran mobil itu, dia mengharapkan dari pinjaman bank yang sedang diproses.

Kredit tidak bisa diproses karena BPKB mobil yang menjadi jaminannya tidak bisa diserahkan ke bank. Saya pikir, mungkin belum waktunya saya punya mobil. Saya akhirnya pasrah saja kepada Tuhan.

Pada suatu hari, seminggu sebelum hari yang dijanjikan untuk menyelesaikan sisa pembayaran mobil, dia memberanikan diri meminjam uang kepada seorang kenalan. Tak diduga, orang itu memberikan pinjaman sejumlah uang yang dia butuhkan. Ia minta agar uang itu tidak usah dikembalikan. Sebagai gantinya, dia diminta untuk membuatkan sebuah company profile perusahaan baru miliknya.Dengan demikian, sisa pelunasan mobil bisa dibayar tanpa harus mencari pinjaman uang cepat di bank.

Janji Tuhan pasti benar dan Dia tidak pernah mengingkari-Nya apabila umat-Nya terus berusaha mencari jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka – QS. 65. Ath- Thallaq: 3